Mahasiswa Unggul Berkarakter Bela
Negara
Indonesia
mempunyai sejarah yang sangat panjang serta banyak pengorbanan yang diberikan
rakyat Indonesia supaya dapat merdeka semacam saat ini. Telah sepantasnya tiap
momen memiliki memperoleh penghargaan, yang bertujuan buat menegaskan warga
Indonesia pada perjuangan mengarah kemerdekaan yang tidak gampang sehingga
senantiasa melindungi semangat persatuan serta kesatuan bangsa.
Kepribadian bela negeri yang kokoh ialah bekal yang wajib
dipunyai oleh tiap anak bangsa, paling utama pemuda Indonesia supaya bebas dari
pengaruh- pengaruh negatif yang melemahkan nasionalismenya. Pembuatan
kepribadian yang bisa menguasai serta menunjang keutuhan NKRI, menguasai serta
menyadari perbandingan, toleran terhadap keragaman ras, budaya serta agama,
sampai sebagainya. Akhlak mahasiswa yang ialah gambaran bangsa yang
berperadaban. Budaya santun dengan etika, moral, serta perilaku yang baik wajib
sanggup jadi benteng para mahasiswa yang mempunyai pengetahuan serta keahlian
mumpuni.
Tujuan bela negara sendiri buat mempertahankan
kelangsungan hidup berbangsa serta bernegara, melestarikan budaya,
mempraktikkan nilai- nilai pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 dan melindungi bukti diri
serta integritas negara. Kala kita memandang ke masa kemudian konteks bela
negara saat sebelum serta sesudah kemerdekaan
Republik Indonesia ialah upaya fisik dengan mengangkut senjata buat memperjuangkan serta
mempertahankan kemerdekaan republik ini sebaliknya pada masa globalisasi dikala
ini upaya bela negara bukanlah semacam itu lagi banyak perihal yang bisa kita jalani dalam rangka
upaya kecintaan kita terhadap republik yang kita cintai ini. Masa globalisasi dikala
ini sudah memunculkan banyak perkara yang sungguh- sungguh terhadap patriotisme
serta nasionalisme bangsa kita, teknologi di seluruh bidang paling utama
teknologi data sesuatu keniscayaan yang tidak dapat kita jauhi dimana warga
dapat dengan mudahnya mengakses data yang baik apalagi yang kurang baik
sekalipun lewat jejaring internet di
segala dunia.
Mahasiswa unggu berkarakter bela negara yakni mampu meningkatkan
kemampuan afektif selaku manusia serta masyarakat negeri yang mempunyai nilai-
nilai budaya serta kepribadian bangsa, Meningkatkan Kebiasaan serta sikap
selaku mahasiswa yang terpuji serta sejalan dengan nilai- nilai umum serta
tradisi budaya bangsa yang religious, Menanamkan jiwa kepemimpinan serta
tanggung jawab selaku generasi penerus bangsa, Meningkatkan keahlian akademik
aku jadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan, Meningkatkan
area kehidupan sepanjang pembelajaran selaku area belajar yang nyaman, jujur,
penuh kreativitas serta persahabatan, dan dengan rasa kebangsaan yang besar
serta penuh kekuatan.
Guna mahasiswa dalam kader bela negeri merupakan selaku
komponen cadangan pertahanan negeri dalam rangka mendidik generasi muda buat
mempunyai rasa nasionalisme serta kedidiplinan yang baik. Contoh sikap teladan
bela negeri oleh mahasiswa prodi Teknologi Pangan yakni sanggup membangun
kehidupan kebangsaan yang multikultura, tidak hanya itu sarjana sanggup
membangun peradaban bangsa yang pintar, berbudaya luhur, serta sanggup
berkontribusi terhadap pengembangan kehidupan ummat manusia, meningkatkan
kemampuan bawah supaya berhati baik, beranggapan baik, serta berperilaku baik
dan keteladanan baik, membangun perilaku warganegara yang cinta damai, kreatif,
mandiri, serta sanggup hidup berdampingan dengan bangsa lain dalam sesuatu
harmoni.
Demikian pembahasan tentang mahasiswa unggu berkarakter bela negara mudah-
mudahan kita seluruh berharap nilai- nilai nasionalisme serta jiwa patriotisme
senantiasa dapat tanamkan serta jalani demi terjaganya keutuhan NKRI.
REFERENSI
Pitaloka, A. R., & Wibawani, S.
(2019). Implementasi Kebijakan Pembangunan Karakter Bela Negara Melalui Mata
Kuliah Pendidikan Bela Negara di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Jawa Timur. Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 9(1).
Rahayu, M., Farida, R., &
Apriana, A. (2019). Kesadaran Bela Negara Pada Mahasiswa. Epigram, 16(2),
175-180.
Soepandji, K. W. (2018). Konsep bela
negara dalam perspektif ketahanan nasional. Jurnal Hukum &
Pembangunan, 48(3), 436-456.
Widodo, S. (2011). Implementasi bela
negara untuk mewujudkan nasionalisme. CIVIS, 1(1).
Komentar
Posting Komentar